Menghasrati Sang Akhir, Mempersembahkan Diri Pada Dunia

  • Christanto Sema Rappan Paledung Sekolah Tinggi Filsafat Teologi

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas Teologi Hari Kedelapan sebagai sum- ber berteologi yang solid untuk mempercakapkan peran gereja dalam ruang publik. Teologi Hari Kedelapan menegaskan bahwa pada Hari Kedelapan yakni hari Kebangkitan Kristus adalah permulaan dunia baru. Dengan demikian, gagasan ini mencakup percakapan liturgis, es- katologis, eklesiologis, penciptaan, dan sebagainya. Percakapan dalam makalah ini juga melibatkan konsep person dan eros dari Christos Yan- naras. Yannaras menegaskan bahwa person merupakan konstitusi yang relasional. Sebab itu, kehadirannya hanya dapat diwujudkan dalam gerak yang erotik. Untuk menegaskan kehadiran gereja dalam ruang publik, saya berargumen bahwa dengan konsep person dan eros, Hari Kedelapan merupakan gerak erotik Allah kepada dunia.

 

Kata-kata kunci: Hari Kedelapan, eskatologi, eklesiologi, person, eros, teologi publik.

 

Abstract: This article discusses Theology of the Eighth Day as a sol- id theological source to promote the role of the church in the public sphere. The theology asserts that the Eighth Day as the day the Res- urrection of Christ is the beginning of a new world. Thus, this idea includes liturgy, eschatology, ecclesiology, creation, etc. Conversations in this paper also involve the concept of person and eros from Christos Yannaras. Yannaras emphasized thatperson is a relational constitution. Therefore, its presence can only realize in erotic movements. To underline the presence of the church in the public sphere, I argue that with the concepts of person and eros, The Eighth Day is God›s erotic motion to the world.

 

Keywords:  The  Eighth  Day,  eschatology,  ecclesiology,  person,  eros, public theology.

Published
2018-10-15
How to Cite
Paledung, C. S. R. (2018). Menghasrati Sang Akhir, Mempersembahkan Diri Pada Dunia. DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA, 17(2), 219-240. https://doi.org/10.36383/diskursus.v17i2.258